VAPING VS MEROKOK. APA SIH BEDANYA?

Ada banyak perbedaan antara merokok dan vaping. Yuk lihat perbandingannya.

Perbedaan utama antara merokok dan vaping adalah merokok memberikan nikotin dengan cara membakar tembakau, asap dari hasil pembakaranlah yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Sedangkan vaping memberikan nikotin dengan cara memanaskan cairan sehingga menghasilkan uap, sehingga resikonya jauh lebih rendah.

RESIKO

Merokok itu buruk bagi kesehatan karena racun yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau menyebabkan berbagai penyakit. Lo akan mendapatkan banyak manfaat kesehatan apabila beralih sepenuhnya ke vape. Beberapa orang menganggap mengurangi rokok adalah langkah yang bisa membantu untuk berhenti merokok, tapi beralih sepenuhnya dari rokok harus menjadi tujuan akhir.

Vaping tidak tanpa resiko, tapi resikonya jauh lebih rendah dibandingkan rokok.

Cek Faktanya!

‘Sekarang telah ada kesepakatan umum bahwa penggunaan vape atau rokok elektronik dapat membuat penggunanya terpapar racun yang lebih sedikit dibandingkan merokok.’ (McNeill 2015; RCP 2016. Cochrane Review.)

Ya, merokok walaupun hanya satu batang tetap beresiko tinggi. Baca meta-analysis of 141 studies untuk tau alasannya.

Tertarik untuk melihat data secara detil? Lihat disini: 2018 Annual Review of Public Health.

NIKOTIN

Merokok dan vaping sama-sama menghasilkan nikotin. Perbedaannya adalah rokok mengirimkan nikotin dengan cara membakar tembakau sehingga menimbulkan banyak racun berbahaya. Sedangkan vaping mengirimkan nikotin dengan cara memanaskan e-liquid, sehingga yang muncul adalah uap, bukan asap.

Dalam rokok, jumlah nikotin pada umumnya sama, dan berapa banyak nikotin yang lo dapatkan tergantung pada bagaimana lo merokok. Sedangkan dengan vaping, lo bisa menurunkan kadar nikotin secara perlahan.

Cek Faktanya!

‘Walaupun membuat ketagihan, nikotin tidak menyebabkan kanker’ Pahami tentang nikotin dan vaping.

‘Kebanyakan orang kecanduan nikotin setelah mencoba rokok walaupun hanya beberapa batang.’ Baca penelitian tentang vaping vs terapi pengganti nikotin lainnya. —–>

YANG DIRASAKAN

Vaping tidak sama dengan merokok, tetapi banyak orang berhasil beralih dan meninggalkan rokok karena vaping menawarkan pengalaman dan sensasi yang mirip dengan merokok.

Vaping memberikan pengalaman seperti merokok, baik dari aspek:

  1. Behavioural/perilaku yaitu gerakan tangan-ke-mulut.
  2. Sensorik yaitu sensasi di tenggorokan/throat hit, rasa, sensasi menghirup & menghembuskan serta uap yang menyerupai asap.
  3. Sosial yaitu ritual merokok.

Cek Faktanya!

‘Vaping memberikan sensasi yang mirip dengan merokok. Mereka memberikan sensasi rasa dimulut dan ditenggorokan seperti halnya merokok.’ Cochrane report.

BIAYA

Selain biaya awal untuk pembelian perangkat vape, biaya vaping jauh lebih murah daripada merokok.

Dua puluh batang rokok per hari bisa menghabiskan uang lebih dari Rp. 10,800,000 dalam setahun. Sementara biaya vaping setahun hanya Rp. 3,240,000 dalam setahun, lebih hemat hingga 70%.

Cek Faktanya!

Ayo coba hitung perbandingannya menggunakan kalkulator Zwap —–>